Jumat, 19 April 2019

Bupati Pringsewu Buka Musyawarah IV Idaroh Wustho JATMAN Provinsi Lampung

Bupati Pringsewu Buka Musyawarah IV Idaroh Wustho JATMAN Provinsi Lampung

AMBARAWA – Musyawarah IV Idaroh Wustho Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) Provinsi Lampung 2019 dibuka secara resmi oleh Bupati Pringsewu H.Sujadi di komplek Pondok Pesantren Sunan Jati Agung pimpinan Habib Yahya bin Assegaf di Pekon Jatiagung, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Selasa (22/1/19).

Pada acara pembukaan kegiatan yang diikuti Idaroh Syu’biyyah JATMAN dari 15 kabupaten dan kota se Provinsi Lampung, juga hadir Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi beserta jajaran Pemkab Pringsewu, jajaran fokorpimda Provinsi Lampung dan muspida Kabupaten Pringsewu, ketua PW Nahdlatul Ulama Provinsi Lampung dan PC NU kabupaten dan kota se Provinsi Lampung, ketua MUI, para tokoh alim ulama serta pimpinan pondok pesantren se Provinsi Lampung.

Musyawarah IV Idaroh Wustho Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) Provinsi Lampung  tahun 2019 yang berlangsung selama dua hari dengan tema ‘Dengan Berthariqah Mempererat Ukhuwah Islamiyah, Wathaniyah, dan Ukhuwah Insaniyah’, selain diisi dengan berbagai sidang komisi,  seperti Bahtsul Masail, program kerja dan organisasi, muslimat wathanah, matan, dan lainnya, juga diisi dengan  dialog kebangsaan.

Untuk dialog bagian pertama, bersama Mudir ‘Aam Idarah Aliyah JATMAN  dengan tema ‘Peran Thariqah dalam Tegaknya NKRI”, kemudian di bagian kedua, bersama  Polda Lampung dan Korem 043 Garuda Hitam dengan tema ‘Peranan Thariqah  dalam Menciptakan Keamanan Masyarakat yang Majemuk’.

Bupati Pringsewu H.Sujadi dalam sambutannya mengatakanJam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah  merupakan salah satu  elemen penting dalam upaya  mewujudkan pembangunan yang berkualitas, dimana salah satu fungsi organisasi JATMAN ini diantaranya adalah   untuk membangun SDM yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.

Bupati Pringsewu juga mengharapkan hubungan yang sinergis antara pemerintah dan semua elemen masyarakat, termasuk didalamnya adalah JATMAN.

Untuk diketahui, Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) adalah  wadah pengamal ajaran Thariqah Al Mu’tabarah yang menjadi Badan Otonom Organisasi Nahdlatul ‘Ulama (NU).

JATMAN yang berdiri 10 Oktober 1957 (16 Rabi’ul Awal 1377 H) di Magelang, Jawa Tengah, adalah organisasi yang anggotanya terdiri dari orang-orang yang mengamalkan thariqah, yang merupakan salah satu pilar dari ajaran Islam Ahlussunah Wal Jama’ah.

(© Lembaga Penyiaran Publik Lokal – Radio Siaran Pemerintah Daerah – Kabupaten Pringsewu 107.2 FM / Anton Hapsa®a)

Sampaikan Komentar Anda