Senin, 17 Desember 2018

PEMKAB PRINGSEWU GELAR UPACARA HARI GURU NASIONAL 2018 & HUT PGRI KE-73

PEMKAB PRINGSEWU GELAR UPACARA HARI GURU NASIONAL 2018 & HUT PGRI KE-73

PRINGSEWU – Pemerintah Kabupaten Pringsewu menggelar upacara bendera peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2018 dan HUT PGRI ke-73 di lapangan Pendopo Kabupaten Pringsewu, Senin (26/11/18).

Bertindak sebagai pembina upacara adalah Wakil Bupati Pringsewu Dr. H.Fauzi, S.E , M.Kom., Akt , C.A.

Sedangkan perwira upacara adalah Sigit Budiarto, S.Pd. dari pengurus PGRI Kabupaten Pringsewu, serta pemimpin upacara M.Ariyanto dari PGRI Kecamatan Gadingrejo.

Pada kesempatan tersebut, juga diberikan penghargaan kepada sejumlah insan pendidikan berprestasi dan berdedikasi di Kabupaten Pringsewu.

Dibacakan pula sejarah singkat PGRI oleh Drs.H.lrsam dari YPLP PGRI dan lkrar Guru lndonesia oleh Sodikin, S.Pd. dari PGRI Kecamatan Gadingrejo. Sedangkan pembaca UUD 1945 adalah Drs.Rozikin dari PGRI Kecamatan Pardasuka.

Sementara petugas pengibar bendera Merah Putih, masing-masing, Sriyanto, S.Kom. dari PGRI Kecamatan Sukoharjo, Reza Sunita, A.Md. dari PGRI Kecamatan Pringsewu, dan Sofyan dari PGRI Kecamatan Sukoharjo.

Wakil Bupati Pringsewu Dr. H.Fauzi, S.E , M.Kom., Akt , C.A. membacakan amanat tertulis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy menyampaikan selamat kepada semua guru dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia, khususnya di Kabupaten Pringsewu, serta terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan komitmen, serta segala ikhtiar yang telah dilakukan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. “Semoga martabat guru semakin dijunjung tinggi, seiring dengan meningkatnya profesionalisme, yang diikuti dengan peningkatan kesejahteraan dan dedikasi dalam menjalankan tugas mulianya,” harapnya.

Tema Hari Guru Nasional 2018 ini, kata dia, adalah ‘Meningkatkan profesionalisme guru menuju pendidikan abad 21’.
“Tema tersebut dipilih mengingat tantangan pendidikan di abad 21 semakin berat. Hal ini meniscayakan peningkatan profesionalisme menyangkut sikap mental dan komitmen para guru untuk selalu meningkatkan kualitas agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan zaman,” katanya.

Selanjutnya dalam rangka perluasan akses, pemerataan mutu, dan percepatan terwujudnya guru yang profesional, sambung dia, pada tahun mendatang, kemendikbud akan menerapkan kebijakan sistem zonasi, yang diharapkan akan mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di seluruh tanah air, serta memudahkan penanganan dan pengelolaan guru, mulai dari distribusi, peningkatan kompetensi, pengembangan karir dan penyaluran bantuan penyelenggaraan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah. “Kegiatan-kegiatan itu dapat dilakukan melalui kegiatan-kegiatan di kelompok musyawarah kerja guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah, KKB, MGMP, KKS, MKPS, KKPS atau MKPS,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, terdapat 3 ciri guru profesional ; yang pertama guru profesional adalah guru yang telah memenuhi kompetensi dan keahlian inti sebagai pendidik. Kedua, seorang guru profesional hendaknya mampu membangun kesejawatan, dan yang ketiga, seorang guru profesional hendaknya mampu mengurus jiwa sosialnya.
“Mari kita jadikan Hari Guru Nasional ini sebagai semangat untuk terus membangun peradaban bangsa sehingga lndonesia menjadi bangsa yang berbudaya, cerdas, bermutu dan berkarakter, serta mampu bersaing dalam kancah pergaulan global,” ajaknya.

Upacara bendera yang diikuti jajaran aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, juga para guru yang tergabung dalam wadah organisasi PGRI di Bumi Jejama Secancanan ini, juga dihadiri Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Pringsewu Drs.H.Wanawir A.M., M.M., para pejabat pemkab, asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, serta para camat, para pengawas dan kepala sekolah sebagai Kabupaten Pringsewu.

(© LPPL Radio Siaran Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu / Isnanto Hapsara, A.Md.)

Sampaikan Komentar Anda