Senin, 24 Juni 2019

Puncak Peringatan Harlah ke-96, NU Pringsewu Launching BMT NU

Puncak Peringatan Harlah Ke-96, NU Pringsewu Launching BMT NU

PRINGSEWU – Puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-96 Tahun 2019 Kabupaten Pringsewu digelar di gedung PCNU Kabupaten Pringsewu di Jalan Lintas Barat Sumatera, Desa Gumukrejo, Kecamatan Pagelaran, Pringsewu, Ahad (7/4) malam.
.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A., C.M.A., Ketua PCNU Kabupaten Pringsewu H.Taufiq Qurrohim beserta jajaran pengurus lainnya, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Andi Wijaya, S.T., M.M., Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Drs.H.Heri Iswahyudi, M.Ag., Camat Pagelaran Bahrudin, serta para alim ulama dan pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Pringsewu.
Pada kesempatan tersebut juga di-launching BMT Nahdlatul Ulama, pemberian santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa, serta Dialog Aswaja dan ijazahan Sanad Kutubul Mu’tabarah, serta Sanad Musasal Mushafahah sampai Rasulullah bersama KH.Yasin Asmuni, pengasuh Pondok Pesantren Petuk, Kediri, Jawa Timur.
.
Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A., C.M.A.,  dalam sambutannya mengatakan Nahdlatul Ulama merupakan organisasi keumatan yang dibentuk dalam rangka menegakkan ajaran Islam menurut paham Ahlussunnah Waljama’ah (Aswaja) di tengah-tengah kehidupan masyarakat dalam wadah NKRI.
Sebagai ormas Islam terbesar di Indonesia, kata wabup, NU mempunyai tugas serta fungsi di sejumlah bidang, diantaranya di bidang keagamaan, yakni melaksanakan dakwah Islamiyah dan meningkatkan rasa persaudaraan yang berpijak pada semangat persatuan dalam perbedaan, kemudian di bidang pendidikan, yakni menyelenggarakan pendidikan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam guna membentuk muslim yang bertakwa, berbudi luhur, serta berpengetahuan luas. “Selain itu di bidang sosial dan budaya, adalah dengan mengusahakan kesejahteraan rakyat serta kebudayaan yang sesuai dengan nilai keislaman dan kemanusiaan,” katanya.
.
Begitu juga di bidang ekonomi, lanjut Fauzi, NU tentunya berupaya memeratakan kesempatan bagi masyarakat atau umat untuk menikmati hasil pembangunan, dengan mengutamakan berkembangnya ekonomi kerakyatan. “Hal ini salah satunya ditandai dengan keberadaan BMT Nahdlatul Ulama yang kita launching pada malam hari ini. Saya percaya NU akan terus mengembangkan usaha lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat secara luas, sertanmenjadi yang terbaik bagi masyarakat dan umat,” ujarnya. (*/ ∆nton Hapsa®a)

Sampaikan Komentar Anda