Selasa, 16 Juli 2019

Untuk Menjadi Kekuatan Ekonomi Tangguh, Koperasi Butuh Manajemen Yang Sehat dan Mandiri

Untuk Menjadi Kekuatan Ekonomi Tangguh, Koperasi Butuh Manajemen Yang Sehat Dan Mandiri

PRINGSEWU – Pasal 3 Ayat (1) UUD 1945 menyatakan perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Selain itu, UU No.25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian juga menyatakan bahwa koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan berlandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.
.
“Oleh karena itu, untuk meningkatkan keberadaan koperasi menjadi sebuah lembaga ekonomi yang kuat dan mandiri serta menjadi wadah utama pembinaan masyarakat golongan ekonomi mikro serta mampu menjadi kekuatan ekonomi yang tangguh, tentunya dibutuhkan organisasi, manajemen, pengelolaan keuangan dan usaha yang sehat dan mandiri,” kata Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A., C.M.A. saat membuka pelatihan manajemen koperasi yang diikuti 30 pengurus dan pengelola koperasi se Kabupaten Pringsewu, di ballroom Hotel Urban Style by Front One Pringsewu, Selasa (23/4).
Fauzi didampingi Kadis Koperindag UMKM Pringsewu Drs.Masykur, serta beberapa kepala dinas terkait lainnya juga mengatakan bahwa berdasarkan UU No.23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah, salah satu pembagian urusan pemerintah konkuren antara pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten/kota, pada bagian koperasi dan UMKM adalah terselenggaranya pendidikan dan pelatihan perkoperasian bagi koperasi yang keanggotaannya dalam daerah kabupaten/kota. “Dan, kegiatan pelatihan manajemen koperasi ini adalah salah satu wujud dari pelaksanaan UU tersebut. Kita tahu bahwa di Pringsewu ini, pengelolaan koperasinya belum optimal,” ujarnya.
Ia berharap melalui pelatihan yang menghadirkan narasumber tokoh koperasi Provinsi Lampung asal Pringsewu, Drs.FX Siman ini,  kapasitas dan kompetensi para pengurus koperasi di Pringsewu dapat lebih meningkat, sekaligus mampu mengimbangi perkembangan pengetahuan dan IT di bidang perkoperasian, disamping mampu membuat terobosan-terobosan serta berinovasi di tengah persaingan lembaga-lembaga keuangan terus bertumbuh. (*/ ∆nton Hapsara)

Sampaikan Komentar Anda